Komisi Pemilihan Umum akhirnya tidak bisa memenuhi target untuk menuntaskan rekapitulasi manual pada Kamis (7/5). Sebab, Komisi Pemilihan Maluku Utara dipastikan tidak bisa hadir di Hotel Borobudur.
"Kabar terakhir (anggota KPU) Maluku Utara masih di pesawat, baru besok sampai," kata Anggota Komisi Pemilihan, I Gusti Putu Artha saat rapat rekapitulasi di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (7/5) malam.
Sampai saat ini, masih dua provinsi yang belum dibahas sama sekali. Dua provinsi itu yakni Nusa Tenggara Timur dan Maluku Utara. Ini artinya, target untuk menyelesaikan penghitungan suara manual pada 7 Mei meleset.
Tidak hanya itu, Komisi Pemilu juga belum dapat menuntaskan persoalan penghitungan di Bengkulu, Sulawesi Tengah, dan Papua. Sementara, tidak ada lagi waktu yang tersisa.
Maka itu, Komisi akan melanjutkan rekapitulasi manual penghitungan suara sah nasional di Kantor Komisi. "Malam ini berakhir disini, besok diteruskan jam 14.00 di kantor KPU," ujar Putu.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan menargetkan rekapitulasi manual suara sah nasional selesai Kamis, 7 Mei 2009. Untuk Jumat dan Sabtu, 8 dan 9 Mei 2009, KPU dijadwalkan akan melakukan penghitungan perolehan kursi.
Kemudian, 9 Mei 2009 mengumumkan penetapan hasil Pemilu Legislatif. Hingga berita ini ditulis, Komisi baru mengawali pembahasan Nusa Tenggara Timur.
Sumber : Vivanews.com





